![]() |
| Prabowo Subiyanto |
KUMPARAN.COM - Partai Gerindra sudah mantap mengusung Prabowo Subianto agar bisa maju di Pemilu Presiden 2019 nanti. Banyaknya pendapat miring yang menilai Prabowo terlalu tua tak mengubah keputusan Gerindra untuk mengajukan nama mantan Danjen Kopassus itu.
Waketum Gerindra Fadli Zon menilai faktor usia sama sekali tidak mempengaruhi apakah seseorang dinilai pantas atau tidak untuk maju di Pilpres. Ia membandingkan dengan yang terjadi di Amerika Serikat.
"Donald Trump saja lebih tua dari Pak Prabowo, Hillary Clinton. Ronald Reagen menjadi Presiden Amerika di usia 71 tahun. Jadi bukan persoalan usia," ujar Fadli di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).
Fadli menilai yang terpenting dari seorang capres adalah kapabilitas dan rekam jejak yang dimilikinya.
"Yang penting itu kapabillitas, dan menurut saya itu yang paling penting, energi yang paling kuat untuk Indonesia. Indonesia ini perlu orang yang kuat untuk menjadi pimpinan nasional, inspiratif. Kalau enggak kita buang-buang waktu saja," tuturnya.
![]() |
| Donald Trump |
Wakil Ketua DPR ini menegaskan partainya tak gentar meski saat ini elektabilitas Prabowo masih di bawah Jokowi. Saat kampanye nanti, Fadli yakin elektabilitas Prabowo akan merangkak naik dan unggul dari Jokowi.
"Pada waktunya nanti kan ada proses kampanye. Sejauh ini kan Pak Prabowo belum turun, belum berkampanye. Masa kampanye juga masih jauh, lain dengan Presiden yang tiap hari di media, tiap hari sana-sini," ujarnya. (***)



Tidak ada komentar